
Medan, NeracaPos.com – Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan meresmikan Asrama Kader Ulama, Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah, Dr. KH. Masyhuril Khamis, SH, MM, sebagai bagian dari komitmen penguatan peran kampus dalam melahirkan kader ulama yang berkompeten dan berkarakter Washliyah.
Acara peresmian berlangsung khidmat di lingkungan kampus UNIVA Medan, dengan dihadiri para pimpinan universitas, dosen, organisasi kepemudaan Washliyah, dan para mahasiswa calon penghuni asrama.
Dalam sambutannya saat peresmian tersebut, Dr. KH. Masyhuril Khamis menyampaikan bahwa pembangunan dan peresmian asrama ini merupakan langkah strategis dalam membina kader ulama muda.
“Asrama ini bukan sekadar tempat tinggal, tetapi ruang pembinaan karakter dan intelektual. Kita ingin melahirkan ulama-ulama muda yang tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Beliau menegaskan bahwa PB Al Washliyah akan terus memperkuat peran kampus UNIVA Medan sebagai pusat pendidikan kader ulama.
Sedangkan saat di temui di ruangkerjanya pada Kamis 4 Desember 2025, Rektor UNIVA Medan, Prof. Saiful Akhyar Lubis, M.A menjelaskan bahwa peresmian asrama tersebut dilakukan pada Senin 1 Desember 2025 lalu, dirinya pun turut mendampingi jalannya peresmian dan ia pun menyampaikan rasa syukur atas berdirinya asrama kader ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ketua Umum PB Al Washliyah atas peresmian ini. Asrama Kader Ulama akan menjadi pusat pembinaan akhlak, kepemimpinan, dan kecendekiaan mahasiswa. Ini langkah penting untuk membawa UNIVA Medan menjadi kampus pelopor pencetak ulama moderat dan visioner,” kata Prof. Saiful.
Ia menambahkan bahwa UNIVA Medan berkomitmen menyediakan program pembinaan intensif bagi para mahasiswa yang terpilih menjadi kader ulama.
Peresmian Asrama Kader Ulama UNIVA Medan menjadi bukti kuat bahwa perguruan tinggi berbasis keagamaan ini terus memperluas kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia. Asrama ini akan diisi dengan kegiatan rutin seperti kajian kitab, tahfiz, pelatihan dakwah, hingga pengembangan literasi keagamaan.





