NeracaPos.Com

Sumber Reprensi Terpecaya

DAERAH

UNIVA Medan Perkuat Kerja Sama Internasional, Bahas Program KKN Mahasiswa ke Sabah Malaysia

Medan, NeracaPos.com – Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan terus memperluas jejaring kerja sama internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengalaman global mahasiswa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pertemuan antara Rektor UNIVA Medan, Prof. Dr. Saiful Akhyar Lubis, M.A., dengan sejumlah tokoh pendidikan dan masyarakat dari Sabah, Malaysia, dalam rangka membahas pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi tersebut turut dihadiri oleh Datuk Hj. Jalidar Abd Rahim, Rasyid Riza, dan Nisbatul Hasanah binti Jalidar.

Hadir pula Rektor Universitas Muslim Nusantara (UMN), Prof. Dr. Firmansyah, M.Si., dan Rektor Universitas Alwashliyah Darussalam (UNADA) Dr. Yusra Jamali, M.Pd. yang turut memberikan dukungan terhadap penguatan kerja sama pendidikan lintas negara tersebut.

Dalam pertemuan itu, para peserta membahas berbagai aspek teknis dan akademik terkait rencana pelaksanaan KKN Internasional bagi mahasiswa UNIVA Medan di Sabah, Malaysia. Program tersebut diharapkan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan wawasan global, meningkatkan kemampuan adaptasi lintas budaya, serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Selain membahas agenda KKN Internasional, pertemuan juga menyoroti peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, pertukaran budaya, serta pengembangan sumber daya manusia antara institusi pendidikan di Indonesia dan Malaysia.

Rektor UNIVA Medan menegaskan bahwa internasionalisasi kampus menjadi salah satu fokus strategis universitas dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era globalisasi.

Menurut Prof. Saiful Akhyar Lubis saat di hubungi melalui telepon Seluler pada Minggu (7/6/2026) megatakan pertemuan itu di laksanakan pada Sabtu Malam 6 juni 2026 dan di kesempatan itu beliau menyampaikan bahwa, program KKN Internasional tidak hanya menjadi media pengabdian masyarakat, tetapi juga sarana pembelajaran yang mampu membentuk karakter mahasiswa agar lebih terbuka terhadap keberagaman budaya dan perkembangan dunia internasional.

“Kami ingin mahasiswa UNIVA Medan memiliki pengalaman akademik dan sosial yang lebih luas. KKN Internasional menjadi salah satu langkah konkret untuk meningkatkan kompetensi global mahasiswa sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya Indonesia di tingkat internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan berbagai pihak di Sabah akan membuka peluang besar bagi pengembangan program-program internasional lainnya di masa mendatang.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara perguruan tinggi di Indonesia dengan mitra strategis di Malaysia. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan lahir berbagai program inovatif yang mampu memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, serta masyarakat kedua negara.

Kehadiran Rektor UMN Prof. Dr Firmansyah, M.Si., dan Rektor UNADA Dr. Yusra Jamali, M.Pd. dalam pertemuan itu juga menunjukkan komitmen bersama antarperguruan tinggi untuk membangun sinergi dalam pengembangan pendidikan berbasis kerja sama internasional.

Lebih lanjut Prof. Dr. Saiful Akhyar Lubis, M.A., menyampaikan optimismenya terhadap rencana pelaksanaan KKN Internasional tersebut.

“Program KKN Internasional merupakan langkah strategis dalam menyiapkan mahasiswa yang memiliki daya saing global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kearifan lokal. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa sekaligus memperkuat hubungan pendidikan antara Indonesia dan Malaysia,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa UNIVA Medan akan terus mendorong berbagai program internasional yang mendukung peningkatan mutu akademik serta memperluas jejaring kerja sama global kampus.

“Melalui kolaborasi seperti ini, kami ingin menjadikan UNIVA Medan sebagai perguruan tinggi yang semakin terbuka, adaptif, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan pendidikan di tingkat regional maupun internasional,” pungkasnya.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.main-content, .entry-content, .post-content { display: block; } @media print { .site-header, .site-footer, .sidebar, .adsbygoogle, .widget-area, .navigation, .breadcrumbs, .related-posts, .comments-area, .pagination, /* Tambahan untuk menyembunyikan navigasi halaman */ .entry-title + .entry-title /* Jika ada judul ganda */ { display: none !important; } h1.entry-title { page-break-before: always; margin-top: 0; } body { font-size: 14pt; line-height: 1.6; } }