UNIVA Medan Perkuat Kerja Sama Internasional dengan UMS Sabah, Bahas Pertukaran Mahasiswa

Malaysia, Neracapos.com – Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan terus memperluas jejaring kerja sama internasional melalui kegiatan silaturahmi dan penguatan program pertukaran mahasiswa dengan Universiti Malaysia Sabah (UMS), Selasa (18/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan UNIVA Medan di Sabah sekaligus momentum mempererat hubungan kelembagaan dengan UMS dan Kerjasama Pertubuhan Kebajikan Islam Sabah (PERKIS) Bahagian Kota Kinabalu.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan membahas berbagai peluang kolaborasi di bidang pendidikan, pengembangan mahasiswa, kegiatan akademik, serta pengabdian masyarakat lintas negara.
Dari UNIVA Medan, kegiatan dihadiri Rektor Prof. Dr. Saiful Akhyar Lubis, M.A., bersama istri, Dedy Suhairi, S.Pd.I., S.H. selaku Ketua KKN, Joharsah, S.T., S.H., M.H. selaku Kepala Bagian Humas, serta pendamping KKN Internasional Iwan Syah Putra, Rasyid Riza dan Nisbatul Hasanah BT Jalidar.
Sementara dari UMS hadir YBhg. Prof. Datuk Dr. Kasim bin Hj. Mansor, Naib Canselor Universiti Malaysia Sabah, Profesor Dr. Muhamad Suhaimi Taat, Dekan Fakultas Pengajian Islam, Dr. Mohd Nur Hidayat Hasbollah Bin Hajimin, Timbalan Dekan Penyelidikan dan Inovasi Fakultas Pengajian Islam, serta Profesor Madya Dr. Wardatul Akmam Din, Pengarah Pusat Pengantarabangsaan dan Penglibatan Global.
Turut hadir Puan Junainah Ismail dan Puan Avina Mathew selaku Penolong Pendaftar Kanan, serta En. Razek Rashid dari Fakultas Pengajian Islam UMS.
Dari pihak PERKIS Bahagian Kota Kinabalu, hadir Datuk Haji Jalidar bin Abd. Rahim selaku Ketua Bahagian PERKIS Kota Kinabalu, Agku Yussof bin Pg. Hj. Bujang selaku Timbalan Ketua Bahagian, Tahir bin Mohd Soon selaku Naib Ketua Bahagian, Anne binti Sidik selaku Ketua Wanita, Saiful Bahari bin Jaltee selaku Setiausaha, serta Datu Amir bin Datu Hamzah dan Norazah binti Moktar selaku anggota jawatankuasa.
Rektor UNIVA Medan, Prof. Dr. Saiful Akhyar Lubis, mengatakan bahwa kerja sama dengan UMS merupakan bagian dari komitmen universitas untuk memberikan pengalaman pendidikan yang lebih luas kepada mahasiswa.
Saat ditemui NeracaPos.com usai acara, Prof. Saiful menyampaikan bahwa program pertukaran mahasiswa memiliki nilai strategis karena mahasiswa dapat memperoleh pengalaman akademik sekaligus mengenal budaya dan lingkungan sosial negara lain.
“Pertukaran mahasiswa bukan sekadar memindahkan mahasiswa dari satu negara ke negara lain. Yang paling penting adalah memberikan pengalaman belajar, memperluas wawasan, membangun jejaring dan menumbuhkan kemampuan mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan internasional,” ujar Prof. Saiful.
Menurutnya, kerja sama dengan UMS diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa UNIVA Medan untuk mengikuti kegiatan akademik, penelitian, pengabdian masyarakat maupun program pengembangan kompetensi di tingkat internasional.
“Kami berharap hubungan antara UNIVA Medan dan Universiti Malaysia Sabah dapat terus berkembang. Tidak hanya dalam pertukaran mahasiswa, tetapi juga dalam bidang penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat dan berbagai kegiatan akademik lainnya,” katanya.
Prof. Saiful menilai perkembangan dunia pendidikan saat ini menuntut perguruan tinggi untuk tidak hanya berorientasi pada lingkungan akademik domestik. Mahasiswa perlu diberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat dan institusi pendidikan dari berbagai negara.
“Mahasiswa harus memiliki wawasan global, tetapi tetap memiliki karakter dan jati diri. Ketika mereka berada di luar negeri, mereka membawa nama pribadi, keluarga, almamater dan Indonesia. Karena itu, pengalaman internasional harus dibarengi dengan tanggung jawab dan sikap yang baik,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi sambutan yang diberikan jajaran UMS dan PERKIS Bahagian Kota Kinabalu kepada rombongan UNIVA Medan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan dan keterbukaan dari Universiti Malaysia Sabah serta PERKIS Bahagian Kota Kinabalu. Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk membangun kepercayaan dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas,” tutur Rektor.
Lebih lanjut, Prof. Saiful menegaskan bahwa internasionalisasi merupakan salah satu bagian penting dalam pengembangan perguruan tinggi. Menurutnya, kerja sama dengan institusi pendidikan di luar negeri akan memberikan nilai tambah bagi mahasiswa maupun sivitas akademika.
“Kami ingin mahasiswa UNIVA Medan memiliki kesempatan untuk belajar dan berinteraksi di lingkungan internasional. Dengan demikian, mereka tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan komunikasi, kolaborasi dan adaptasi yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan global,” jelasnya.
Kegiatan silaturahmi dan penguatan kerja sama tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi semakin banyaknya program kolaborasi antara UNIVA Medan dan Universiti Malaysia Sabah, khususnya dalam pengembangan pertukaran mahasiswa, pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui jejaring internasional yang semakin luas, UNIVA Medan berkomitmen menciptakan ruang pembelajaran yang lebih terbuka bagi mahasiswa sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi dalam membangun kerja sama akademik di tingkat regional dan internasional.




