NeracaPos.Com

Sumber Reprensi Terpecaya

DAERAH

DKPP Sergai Luncurkan GPM TEPAT di Tanjung Beringin, Perluas Akses Pangan Terjangkau

Sergai, NeracaPos.com – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) meluncurkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) TEPAT di Desa Pematang Cermai, Kecamatan Tanjung Beringin. Program inovasi yang mengusung konsep Terintegrasi, Efektif, Pelayanan Berbasis Kebutuhan Masyarakat ini dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.

Peluncuran GPM TEPAT dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Pengajian Majelis Ta’lim Muslimah DAMBAAN. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan pelayanan pangan kepada masyarakat dengan memanfaatkan kegiatan sosial dan keagamaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan warga.

Program tersebut menandai pengembangan pola pelayanan pangan yang tidak hanya berfokus pada penyediaan bahan pangan murah, tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat, kondisi harga di pasar, serta wilayah yang memerlukan intervensi pangan.

Melalui pendekatan TEPAT, DKPP Sergai berupaya mengintegrasikan data kerawanan pangan, Indeks Perkembangan Harga (IPH), dan perkembangan harga komoditas di pasar sebagai dasar penentuan wilayah prioritas pelaksanaan GPM.

Dengan perencanaan tersebut, kegiatan Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih terarah, efektif, dan sesuai dengan kondisi masyarakat di setiap wilayah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Serdang Bedagai, Hedi Novria, S.H saat ditemui NeracaPos.com di ruang kerjanya, Kamis (29/10/2026), menyampaikan kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu 28 Oktober 2026 lalu, ia juga mengatakan bahwa GPM TEPAT merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan pangan agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Melalui GPM TEPAT, kita ingin memastikan bahwa pelayanan pangan murah tidak hanya dilaksanakan sebagai kegiatan rutin, tetapi benar-benar direncanakan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Kita berupaya agar pelaksanaannya lebih terintegrasi, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu pendekatan yang diterapkan dalam program tersebut adalah menyesuaikan lokasi dan waktu pelaksanaan dengan kondisi wilayah serta aktivitas masyarakat. Dengan demikian, warga dapat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau tanpa harus mengeluarkan waktu dan biaya tambahan untuk menjangkau lokasi pelayanan yang jauh.

Menurutnya, kolaborasi dengan Pengajian Majelis Ta’lim Muslimah DAMBAAN menjadi salah satu bentuk inovasi dalam memperluas jangkauan pelayanan pemerintah. Melalui kegiatan yang telah menghimpun masyarakat tersebut, informasi mengenai pelayanan pangan dapat disampaikan secara lebih dekat kepada warga.

“Kolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program ini. Kami ingin pelayanan pemerintah semakin mudah dijangkau, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan Gerakan Pangan Murah sesuai kebutuhan mereka,” tambahnya.

Selain memperluas akses terhadap bahan pangan terjangkau, GPM TEPAT juga diarahkan untuk mendukung upaya pengendalian inflasi daerah. Perubahan harga pangan dapat memengaruhi daya beli masyarakat, terutama rumah tangga yang memiliki keterbatasan anggaran untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Karena itu, pemantauan perkembangan harga komoditas menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan lokasi dan pelaksanaan kegiatan. Data kerawanan pangan dan perkembangan harga di pasar diharapkan membantu pemerintah menetapkan prioritas pelayanan secara lebih terukur.

Kepala DKPP Sergai menegaskan bahwa keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari jumlah bahan pangan yang dijual, tetapi juga dari jangkauan pelayanan, keterjangkauan harga, ketepatan sasaran, dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Yang ingin kita capai bukan hanya terselenggaranya kegiatan Gerakan Pangan Murah, melainkan bagaimana masyarakat memperoleh akses pangan yang lebih mudah dan terjangkau. Karena itu, pelaksanaan program perlu terus dievaluasi agar semakin sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara DKPP, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta para pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut diperlukan agar pelaksanaan GPM TEPAT berjalan teratur dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan, pelaksanaan GPM TEPAT akan disertai pemantauan dan evaluasi secara berkala. Evaluasi mencakup pencatatan jumlah dan jangkauan penerima manfaat, perbandingan harga komoditas dengan harga pasar, serta tanggapan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan.

Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan perbaikan bagi pelaksanaan kegiatan berikutnya. Dengan demikian, program dapat dikembangkan berdasarkan data dan pengalaman di lapangan, bukan hanya berdasarkan perencanaan administratif.

Peluncuran GPM TEPAT di Desa Pematang Cermai diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun mekanisme pelayanan pangan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan di Kabupaten Serdang Bedagai.

Melalui penguatan koordinasi dan keterlibatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sergai berharap akses terhadap pangan yang terjangkau semakin merata. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah dan menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Dengan pendekatan pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat, DKPP Sergai berupaya menjadikan Gerakan Pangan Murah sebagai program yang tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan, tetapi juga direncanakan secara terukur agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.main-content, .entry-content, .post-content { display: block; } @media print { .site-header, .site-footer, .sidebar, .adsbygoogle, .widget-area, .navigation, .breadcrumbs, .related-posts, .comments-area, .pagination, /* Tambahan untuk menyembunyikan navigasi halaman */ .entry-title + .entry-title /* Jika ada judul ganda */ { display: none !important; } h1.entry-title { page-break-before: always; margin-top: 0; } body { font-size: 14pt; line-height: 1.6; } }