NeracaPos.Com

Sumber Reprensi Terpecaya

DAERAH

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Sergai Tinjau Tangkahan Tertimbun Pasir, 75 Perahu Nelayan Terdampak

Sergai, Neracapos.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Serdang Bedagai melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi tangkahan atau tempat pendaratan dan bersandar perahu nelayan yang mengalami sedimentasi pasir di Dusun V Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Jumat 13 Februari 2026.

Kondisi tersebut menyebabkan sekitar 75 perahu nelayan mengalami kendala saat hendak bersandar. Tangkahan selama ini memiliki peran strategis sebagai lokasi pendaratan ikan sekaligus area tambat yang relatif aman dari hantaman ombak, sehingga keberadaannya sangat menunjang aktivitas perikanan tangkap masyarakat pesisir.

Menindaklanjuti informasi yang diterima dari masyarakat, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Sergai Hedi Novria SH, yang diwakili Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Deploma Sembiring, S.Pi, turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi terkini.

Peninjauan tersebut turut dihadiri anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Serdang Bedagai Komisi II Jonra Wansen Purba serta Koordinator Penyuluh Perikanan Jimmi Robinson Simatupang, S.Pi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus menghimpun masukan dari para nelayan terkait kebutuhan penanganan yang diperlukan.

Berdasarkan hasil pemantauan, sedimentasi pasir yang cukup tebal menyebabkan jalur keluar-masuk perahu menjadi tertutup sehingga sebagian perahu untuk sementara bersandar di bibir pantai.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Sergai melalui Deploma Sembiring, S.Pi, menyampaikan bahwa pihaknya memahami pentingnya tangkahan bagi keberlangsungan aktivitas nelayan dan akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait guna mencari solusi terbaik.

“Kami telah melihat langsung kondisi tangkahan yang mengalami sedimentasi cukup signifikan. Hal ini tentu menjadi perhatian bersama karena berkaitan dengan kelancaran aktivitas dan keselamatan nelayan. Kami akan mengoordinasikan langkah-langkah teknis agar tangkahan dapat kembali difungsikan secara optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tangkahan merupakan infrastruktur pendukung utama sektor perikanan tangkap yang perlu dijaga keberlanjutannya demi mendukung stabilitas ekonomi masyarakat pesisir.

Sementara itu, anggota DPRD Sergai Komisi II Jonra Wansen Purba menyampaikan bahwa pihaknya akan turut mengawal aspirasi nelayan agar proses penanganan dapat berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

“Kami akan berkoordinasi dan mendorong agar penanganan sedimentasi ini dapat direalisasikan melalui prosedur yang tepat. Tangkahan memiliki fungsi penting sebagai tempat bersandar yang aman dan mendukung aktivitas nelayan,” ungkapnya.

Para nelayan Desa Bogak Besar berharap adanya tindak lanjut yang berkesinambungan sehingga tangkahan dapat kembali berfungsi sebagaimana mestinya. Dengan kondisi yang optimal, aktivitas pendaratan ikan dan tambat perahu dapat berlangsung lebih aman dan nyaman, serta mendukung produktivitas nelayan di wilayah tersebut.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.main-content, .entry-content, .post-content { display: block; } @media print { .site-header, .site-footer, .sidebar, .adsbygoogle, .widget-area, .navigation, .breadcrumbs, .related-posts, .comments-area, .pagination, /* Tambahan untuk menyembunyikan navigasi halaman */ .entry-title + .entry-title /* Jika ada judul ganda */ { display: none !important; } h1.entry-title { page-break-before: always; margin-top: 0; } body { font-size: 14pt; line-height: 1.6; } }