
Sergai, neracapos.com – Kebakaran kembali melanda gudang barang bekas atau gudang botot yang berlokasi di Dusun VI, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, pada Rabu, 5 Februari 2026.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB dan menyebabkan kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi, sehingga menarik perhatian warga sekitar.
Hingga berita ini diterbitkan, api dilaporkan masih berkobar dan belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.Gudang botot tersebut diketahui bukan kali pertama mengalami kebakaran.
Sebelumnya, lokasi yang sama telah terbakar sebanyak dua kali pada Januari 2026 lalu. Kondisi ini membuat warga setempat khawatir, mengingat gudang berisi material mudah terbakar seperti plastik, kertas, dan barang bekas lainnya yang dapat mempercepat penyebaran api.
Menurut keterangan Budi, salah seorang warga Dusun VI, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas beberapa orang yang sedang mencari barang bekas di area gudang. Ia menyebutkan, api berasal dari pembakaran yang dilakukan oleh orang-orang tersebut, namun dengan cepat membesar karena banyaknya bahan mudah terbakar di lokasi.
“Awalnya kecil, tapi karena banyak botot dan plastik, apinya langsung membesar,” ujar Budi.Melihat api yang semakin membesar, Kepala Dusun VI segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tak lama berselang, satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Petugas juga dibantu oleh aparat setempat yang berupaya mengamankan area agar api tidak merembet ke lingkungan sekitar.Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api yang terus menyala.
Belum ada laporan resmi terkait adanya korban jiwa maupun total kerugian akibat kebakaran tersebut. Warga berharap pihak terkait dapat mengambil langkah tegas agar kejadian kebakaran berulang di gudang botot tersebut tidak kembali terjadi di kemudian hari.






Aman lingkungan kn, sijago merah
Aman pak