NeracaPos.Com

Sumber Reprensi Terpecaya

DAERAH

Kembali Terbakar,Gudang Barang Bekas di Sei Rampah Kembali Muncul, Warga Sempat Panik

Sergai, Neracapos.com – Kebakaran kembali terjadi di sebuah gudang tempat pengumpulan barang bekas (gudang butut) yang berlokasi di Dusun IV, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah.

Peristiwa ini pertama kali terjadi pada Kamis malam, 22 Januari 2026, dengan kobaran api yang cukup besar hingga menghanguskan sebagian bangunan gudang.
Pada kejadian awal tersebut, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Serdang Bedagai mengerahkan tiga unit mobil pemadam untuk menjinakkan api.

Setelah beberapa jam, api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kebakaran sempat mengundang perhatian warga sekitar.
Namun, pada Jumat siang, 23 Januari 2026, sekitar pukul 13.00 WIB, kepulan asap hitam tebal kembali terlihat dari lokasi gudang. Api diduga kembali menyala dari sisa-sisa material yang mudah terbakar.

Melihat kondisi tersebut, warga setempat langsung melaporkan kejadian itu ke pihak pemadam kebakaran karena api mulai mengarah ke pemukiman warga.
Petugas pemadam kebakaran kembali turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman lanjutan.

Menurut Warga setempat api tersebut hidup diduga dari sisa material yang mudah terbakar. Warga yang khawatir api menjalar ke pemukiman langsung melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran

Demi mengantisipasi risiko yang lebih besar, pihak PLN juga ikut turun ke lapangan dengan mematikan sementara aliran listrik di sekitar lokasi kebakaran. Langkah ini dilakukan agar api tidak menjalar melalui jaringan listrik serta untuk menjaga keselamatan petugas pemadam dari risiko tersengat aliran listrik.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materi akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Aparat setempat mengimbau warga agar tetap waspada dan segera melaporkan apabila melihat potensi kebakaran di lingkungan sekitar.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.main-content, .entry-content, .post-content { display: block; } @media print { .site-header, .site-footer, .sidebar, .adsbygoogle, .widget-area, .navigation, .breadcrumbs, .related-posts, .comments-area, .pagination, /* Tambahan untuk menyembunyikan navigasi halaman */ .entry-title + .entry-title /* Jika ada judul ganda */ { display: none !important; } h1.entry-title { page-break-before: always; margin-top: 0; } body { font-size: 14pt; line-height: 1.6; } }