
Sergai, Neracapos.com- Dalam upaya menjaga ketertiban umum sekaligus meningkatkan disiplin pelajar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melaksanakan kegiatan Operasi Kasih Sayang di wilayah Kecamatan Sei Rampah, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini menyasar para pelajar yang berada di luar lingkungan sekolah pada saat jam belajar berlangsung. Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil menjaring sebanyak 9 (sembilan) orang siswa dari berbagai sekolah.
Berikut rinciannya, 2 siswa berasal dari SMP Negeri 1 Sei Rampah, 3 siswa dari SMK RA Kartini, 2 siswa dari MA Muhammadiyah, 1 siswa dari AW 12, serta 1 siswa dari SMA Negeri 1 Sei Rampah.
Operasi ini dipimpin oleh Pol PP Ahli Muda Arman Girsang bersama Tim TRC Regu 3, atas instruksi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Serdang Bedagai.
Para pelajar yang terjaring tidak langsung dikenakan sanksi, melainkan diberikan pembinaan dan arahan. Petugas menekankan pentingnya disiplin serta tanggung jawab sebagai seorang siswa.
Setelah mendapatkan pembinaan, para siswa diarahkan untuk kembali ke sekolah masing-masing agar dapat melanjutkan kegiatan belajar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Satpol PP dalam menegakkan peraturan daerah, khususnya yang berkaitan dengan ketertiban umum dan perlindungan generasi muda.
Operasi Kasih Sayang ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran para pelajar akan pentingnya menaati aturan sekolah serta menghindari aktivitas di luar yang tidak semestinya pada jam belajar.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meminimalisir potensi kenakalan remaja serta menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Serdang Bedagai.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Serdang Bedagai, Muhammad Wahyudi, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata penindakan, melainkan bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda.
“Operasi Kasih Sayang ini kami lakukan sebagai langkah pembinaan, bukan untuk menghukum. Kami ingin memastikan para pelajar tetap berada di jalur pendidikan yang benar dan tidak terpengaruh hal-hal negatif di luar sekolah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa peran orang tua, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam mengawasi serta membimbing pelajar.
“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap anak-anak kita. Disiplin sejak dini adalah kunci untuk mencetak generasi yang berkualitas,” tambahnya.





