
Sergai, NeracaPos.com – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya bersama Wakil Bupati H. Adlin Tambunan menerima dua audiensi strategis di ruang kerja Bupati, Sei Rampah, Selasa (24/2/2026). Pertemuan tersebut membahas isu sosial-keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus penguatan komunikasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan.
Audiensi pertama berlangsung bersama jajaran Pengadilan Agama Sei Rampah yang dipimpin Ketua PA, Asri Handayani, SHI., M.E. Pertemuan turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sergai, termasuk Asisten Pemerintahan Umum, Kepala Dinas PMD, Kepala Badan Kesbangpol, Kabag Kerja Sama, serta Kabag Kesra.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Darma Wijaya menyoroti meningkatnya fenomena sengketa waris dan kasus perceraian yang belakangan menjadi perhatian serius di Tanah Bertuah Negeri Beradat.
“Kami menyambut baik silaturahmi ini. Diperlukan langkah konkret agar Pengadilan Agama dapat hadir hingga ke desa-desa melalui sosialisasi hukum waris dan perceraian. Masyarakat perlu memahami aturan yang berlaku agar persoalan tidak semakin meluas,” ujar Darma Wijaya.
Menurutnya, edukasi hukum berbasis komunitas menjadi langkah preventif untuk menekan konflik keluarga sekaligus meminimalkan dampak sosial yang ditimbulkan.
Ketua Pengadilan Agama Sei Rampah, Asri Handayani, menjelaskan bahwa audiensi ini bertujuan memperkuat sinergi antara lembaga peradilan dan pemerintah daerah dalam menangani persoalan waris, perceraian, hingga pernikahan usia dini.
Ia menegaskan pentingnya keberlanjutan nota kesepahaman (MoU) perlindungan perempuan dan anak pasca perceraian yang telah terjalin pada 2025 agar implementasinya berjalan konsisten dan tepat sasaran.
Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting untuk menekan angka perceraian sekaligus memastikan hak-hak perempuan dan anak tetap terlindungi secara hukum.
Pada sesi audiensi kedua, Bupati dan Wakil Bupati Sergai menerima kunjungan Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boru (PPTSB) Sergai. Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan.
Bupati Darma Wijaya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah tanpa sekat perbedaan suku maupun etnis.
“Kita harus berpikir maju dan mengubah pola pikir tanpa melihat perbedaan. Ormas memiliki peran penting sebagai jembatan aspirasi masyarakat kepada pemerintah,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan menilai organisasi kemasyarakatan merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Dengan kolaborasi yang solid, persoalan sosial dapat diantisipasi dan diselesaikan lebih cepat serta tepat sasaran. Sinergi ini menjadi kunci terciptanya pembangunan yang inklusif dan berkeadilan di Sergai,” ujar Adlin.
Melalui dua audiensi tersebut, Pemkab Sergai menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap persoalan sosial, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan lembaga peradilan dan organisasi masyarakat demi terwujudnya stabilitas dan kesejahteraan di Kabupaten Serdang Bedagai.




