
Sergai, NeracaPos.com – Setelah menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Sei Rampah, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) kembali menyalurkan bantuan serupa kepada 1.316 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Tanjung Beringin, Selasa (28/10/2025).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab Pemkab Sergai terhadap masyarakat yang mengalami dampak banjir akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Wakil Bupati Serdang Bedagai H. Adlin Tambunan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung menyalurkan bantuan sembako berupa beras, mie instan, dan telur kepada warga.
“Ini adalah wujud kepedulian dan tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak banjir. Kami hadir langsung untuk meninjau dan menyalurkan bantuan agar segera sampai ke warga,” ujar Adlin Tambunan.
Adlin menjelaskan, bantuan tersebut diserahkan kepada enam desa yang terdampak, yaitu Desa Pematang Cermai, Desa Tebing Tinggi, Desa Nagur, Desa Pekan Tanjung Beringin, Desa Mangga Dua, dan Desa Bagan Kuala.
Bantuan disalurkan melalui pemerintah desa masing-masing agar bisa segera diterima oleh masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban bapak dan ibu yang terdampak banjir. Pemerintah akan terus berupaya hadir untuk masyarakat dalam kondisi apa pun,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Adlin yang juga menjabat sebagai Ketua PW GP Ansor Sumatera Utara, mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta menjaga kebersihan lingkungan.
“Musibah bisa datang kapan saja. Karena itu, mari kita bersabar, tetap waspada, dan menjaga kebersihan saluran air agar tidak terjadi genangan atau banjir susulan,” pesannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Sergai Jonra Wansen Purba, perwakilan Polres Serdang Bedagai, Plt Kepala BPBD Rahman Purba, Camat Tanjung Beringin, unsur Forkopimcam, serta para kepala desa se-Kecamatan Tanjung Beringin.
Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam kondisi normal maupun saat terjadi bencana. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, perangkat desa, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan lancar sehingga aktivitas warga kembali normal.





