
Medan, NeracaPos.com – Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional melalui partisipasi aktif dalam Program Peningkatan Kompetensi Guru SD Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD–MBI).
Program yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan penerapan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dasar mulai tahun ajaran 2027/2028.
Kebijakan tersebut sejalan dengan Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 yang menetapkan Bahasa Inggris masih sebagai mata pelajaran pilihan hingga tahun ajaran 2026/2027 dan akan diberlakukan sebagai mata pelajaran wajib pada 2027/2028.
Dalam proses seleksi nasional tahun 2025 yang diikuti lebih dari 5.000 peserta dari seluruh Indonesia, hanya 1.087 orang yang dinyatakan lolos sebagai Fasilitator Daerah setelah melalui tahapan asesmen portofolio, tes kompetensi, dan evaluasi pedagogis.
Salah satu yang berhasil lolos adalah Meida Rabia Sihite, S.Pd., M.Hum., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNIVA Medan, yang ditugaskan mendampingi pelaksanaan program di Provinsi Sumatera Utara.
Sebagai fasilitator, ia akan mendampingi guru-guru SD yang bukan berlatar belakang pendidikan Bahasa Inggris agar mampu mengajar secara komunikatif, kontekstual, dan sesuai karakteristik peserta didik sekolah dasar.
Program PKGSD–MBI dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru secara bertahap dengan target minimal mencapai level CEFR B1. Pendampingan meliputi praktik pembelajaran berbasis komunikasi, penggunaan media visual dan digital, serta pengembangan asesmen autentik yang sesuai dengan kebutuhan anak usia sekolah dasar.
Sebelum menjalankan tugas, para fasilitator terpilih telah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) di Jakarta pada 23–26 November 2025 lalu, sebagai bagian dari penguatan kapasitas dan penyamaan persepsi pelaksanaan program di daerah.
Kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi ini diharapkan mampu mempercepat kesiapan sekolah dasar menghadapi kebijakan Bahasa Inggris wajib secara merata dan berkualitas.
Rektor UNIVA Medan, Prof. Dr. Saiful Akhyar Lubis, M.A., saat di temui di ruang kerjanya pada Senin 23 Februari 2026, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terpilihnya dosen UNIVA sebagai Fasilitator Daerah PKGSD–MBI untuk Sumatera Utara.
“Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Meida Rabia Sihite atas pencapaian ini. Terpilihnya dosen UNIVA sebagai fasilitator nasional merupakan bukti bahwa kualitas akademik dan kompetensi tenaga pendidik kita mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Rektor menegaskan bahwa UNIVA Medan akan terus mendukung program peningkatan mutu pendidikan, khususnya dalam penguatan kapasitas guru dan pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat dasar.
“Kami berharap peran fasilitator ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kompetensi guru SD di Sumatera Utara, sehingga transisi menuju Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib pada 2027 dapat berjalan optimal,” tambahnya.
Dengan keterlibatan aktif dalam program nasional ini, UNIVA Medan kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen mendukung transformasi pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.





