
Medan, NeracaPos.com – Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan melaksanakan kegiatan Pengarahan, Bimbingan Teknis, serta Pelepasan Program Mahasiswa Berdampak Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026, sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa peserta program serta sivitas akademika UNIVA Medan, dengan tujuan membekali mahasiswa pemahaman teknis dan kesiapan lapangan sebelum terjun langsung ke tengah masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rektor Universitas Al Washliyah Medan, Prof. Saiful Akhyar Lubis, M.A., dalam arahannya pada Rabu 28 Januari 2026 menegaskan bahwa, Program Mahasiswa Berdampak merupakan implementasi nyata dari peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan empati terhadap masyarakat.
“Program Mahasiswa Berdampak ini dirancang untuk menumbuhkan kepekaan sosial mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana. Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pendamping, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun kembali harapan dan kemandirian,” ujar Prof. Saiful Akhyar Lubis, M.A.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam program pemberdayaan masyarakat pascabencana juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang memperkuat karakter, kepemimpinan, serta kemampuan kolaboratif mahasiswa di lapangan.
“Melalui pembekalan dan bimbingan teknis ini, kami berharap mahasiswa memiliki pemahaman yang utuh, baik dari sisi teknis, etika, maupun pendekatan sosial budaya, sehingga program yang dijalankan benar-benar memberi dampak positif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Program Mahasiswa Berdampak Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026 ini menjadi bagian dari upaya UNIVA Medan dalam mendukung kebijakan pendidikan tinggi yang berorientasi pada pendidikan berdampak serta penguatan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui program tersebut, UNIVA Medan berharap kehadiran mahasiswa di wilayah terdampak bencana dapat membantu proses pemulihan, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menghadapi tantangan kebencanaan di masa depan.





