NeracaPos.Com

Sumber Reprensi Terpecaya

DAERAH

Ustadz Muhayan Uraikan Keutamaan Amalan dan Zakat di Akhir Ramadan

Medan, NeracaPos.com – Masjid Jami Universitas Al Washliyah Medan kembali menggelar pengajian rutin Senin–Kamis yang diikuti civitas akademika kampus, Kamis (5/3/2026).

Dalam kajian tersebut, Ustadz Muhayan, MA mengangkat tema “Amalan di Penghujung Akhir Ramadan”. Ia mengajak jamaah untuk memaksimalkan sepuluh hari terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah seperti i’tikaf, membaca Al-Qur’an, memperbanyak doa, istighfar, dan sedekah.

“Di penghujung Ramadan terdapat momentum luar biasa, termasuk malam Lailatul Qadar. Ini adalah kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT,” ujarnya.

Selain membahas amalan sunnah, Ustadz Muhayan juga menekankan pentingnya menunaikan zakat, baik zakat fitrah maupun zakat maal, sebagai bentuk penyucian harta dan kepedulian sosial terhadap sesama.

Menurutnya, zakat bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi memiliki dimensi spiritual dan sosial yang sangat kuat.

“Zakat adalah instrumen pembersih jiwa dan harta. Dengan zakat, kita tidak hanya menunaikan kewajiban kepada Allah, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” jelasnya.

Ia mengingatkan agar umat Islam tidak menunda pembayaran zakat hingga mendekati Idulfitri, melainkan segera menunaikannya agar manfaatnya bisa dirasakan lebih awal oleh para mustahik.

Rektor Universitas Al Washliyah Medan, Prof. Dr. Saiful Akhyar Lubis, M.A., saat ditemui NeracaPos.com di ruang kerjanya, menyampaikan bahwa pengajian rutin ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai zakat dan kepedulian sosial yang disampaikan dalam ceramah sangat relevan dengan pembinaan karakter mahasiswa.

“Kami ingin Masjid UNIVA menjadi pusat pembinaan ruhiyah sekaligus penguatan kepedulian sosial. Pendidikan tinggi tidak hanya mencetak sarjana yang cerdas, tetapi juga pribadi yang berintegritas dan memiliki empati terhadap sesama,” ungkapnya.

Rektor menambahkan bahwa momentum akhir Ramadan harus menjadi refleksi bersama bagi seluruh civitas akademika untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat komitmen sosial.

Pengajian rutin Senin–Kamis di Masjid UNIVA Medan menjadi program pembinaan spiritual yang konsisten dilaksanakan. Kegiatan ini terbuka bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat umum.

Melalui kegiatan tersebut, UNIVA Medan berharap mampu melahirkan generasi intelektual Muslim yang unggul secara akademik, kuat secara spiritual, dan memiliki tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.main-content, .entry-content, .post-content { display: block; } @media print { .site-header, .site-footer, .sidebar, .adsbygoogle, .widget-area, .navigation, .breadcrumbs, .related-posts, .comments-area, .pagination, /* Tambahan untuk menyembunyikan navigasi halaman */ .entry-title + .entry-title /* Jika ada judul ganda */ { display: none !important; } h1.entry-title { page-break-before: always; margin-top: 0; } body { font-size: 14pt; line-height: 1.6; } }