NeracaPos.Com

Sumber Reprensi Terpecaya

DAERAH

300 Mahasiswa UNIVA Medan Resmi Diterjunkan KKN di Sergai, Bupati Darma Wijaya: Jadilah Agen Perubahan di Desa

Sergai, Neracapos.com – Sebanyak 300 mahasiswa Universitas Alwashliyah (UNIVA) Medan resmi diberangkatkan untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Regional Tahun 2026 di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Senin (3/8/2026).

Selama satu bulan, mulai 3 Agustus hingga 2 September 2026, para mahasiswa akan mengabdikan diri di empat kecamatan, yakni Sei Rampah, Bintang Bayu, Dolok Masihul, dan Serba Jadi, dengan melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan desa.

Prosesi pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Serdang Bedagai dan dipimpin langsung oleh Bupati Sergai H. Darma Wijaya. Turut hadir Rektor UNIVA Medan Prof. Dr. H. Saiful Akhyar Lubis, M.A., jajaran pimpinan universitas, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, camat, dosen pembimbing lapangan, serta seluruh mahasiswa peserta KKN.

Dalam sambutannya, Bupati Darma Wijaya menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi serta menjadi penghubung antara dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat.

Ia mengajak seluruh peserta KKN memanfaatkan momentum pengabdian tersebut untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus belajar memahami kehidupan sosial masyarakat desa.

“Mahasiswa harus menjadi agen perubahan dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jadikan pelaksanaan KKN sebagai wadah untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan sekaligus belajar dari kehidupan masyarakat,” ujar Darma Wijaya yang akrab disapa Bang Wiwik.

Menurutnya, setiap desa memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda sehingga mahasiswa harus mampu melakukan identifikasi kebutuhan masyarakat sebelum menyusun program kerja.

Ia berharap kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi pembangunan desa.

“Kenali potensi desa tempat kalian melaksanakan KKN. Gali dan kembangkan potensi tersebut melalui program-program yang bermanfaat sehingga kehadiran kalian benar-benar memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” pesannya.

Di akhir arahannya, Bang Wiwik juga mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Masa depan Indonesia ada di tangan kalian. Teruslah belajar, berkarya, dan mengabdi demi mewujudkan Indonesia Emas,” tegasnya.

Usai kegiatan pelepasan, Rektor Universitas Alwashliyah Medan Prof. Dr. H. Saiful Akhyar Lubis, M.A., saat ditemui Neracapos.com, mengatakan bahwa KKN merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, mahasiswa harus mampu menunjukkan kualitas akademik, kepemimpinan, serta kepedulian sosial selama berada di tengah masyarakat.

“Kuliah Kerja Nyata merupakan laboratorium kehidupan bagi mahasiswa. Di sinilah mereka belajar mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan realitas sosial masyarakat. Kami berharap seluruh peserta mampu menjadi pribadi yang adaptif, inovatif, dan mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di desa,” ujar Prof. Saiful.

Ia menjelaskan bahwa penempatan mahasiswa di empat kecamatan di Sergai telah dirancang agar program kerja yang dilaksanakan dapat bersinergi dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Kami tidak ingin KKN hanya menjadi kegiatan rutin akademik. KKN harus memberikan dampak nyata melalui program pemberdayaan masyarakat, peningkatan literasi, pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi, hingga pendampingan terhadap potensi desa. Mahasiswa harus mampu meninggalkan karya dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat meskipun masa pengabdiannya telah berakhir,” katanya.

Rektor juga mengingatkan seluruh mahasiswa agar menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian.

“Saya berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga etika, disiplin, serta menghormati adat dan budaya masyarakat setempat. Jadilah duta Universitas Al Washliyah Medan yang mampu membangun komunikasi yang baik, bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat, serta menunjukkan integritas sebagai insan akademik yang berkarakter,” ungkapnya.

Prof. Saiful optimistis pengalaman selama KKN akan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

“Kami berharap setelah menyelesaikan KKN, mahasiswa tidak hanya memperoleh nilai akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, kemampuan berkolaborasi, serta pengalaman nyata dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Inilah karakter lulusan UNIVA Medan yang ingin terus kami bangun,” tuturnya.

Pelaksanaan KKN Regional UNIVA Medan di Kabupaten Serdang Bedagai juga menjadi bukti eratnya sinergi antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Melalui keterlibatan 300 mahasiswa di Kecamatan Sei Rampah, Bintang Bayu, Dolok Masihul, dan Serba Jadi, diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu memperkuat pembangunan desa, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat, program KKN UNIVA Medan Tahun 2026 diharapkan menjadi wahana pembelajaran sekaligus pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kabupaten Serdang Bedagai.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.main-content, .entry-content, .post-content { display: block; } @media print { .site-header, .site-footer, .sidebar, .adsbygoogle, .widget-area, .navigation, .breadcrumbs, .related-posts, .comments-area, .pagination, /* Tambahan untuk menyembunyikan navigasi halaman */ .entry-title + .entry-title /* Jika ada judul ganda */ { display: none !important; } h1.entry-title { page-break-before: always; margin-top: 0; } body { font-size: 14pt; line-height: 1.6; } }