NeracaPos.Com

Sumber Reprensi Terpecaya

DAERAH

Viral Lembu Masuk Jalan Tol di Sergai, Pengendara Keluhkan Bahaya di Pintu Tol Teluk Mengkudu

Tangkap layar akun TikTok @allroll22

Sergai, NeracaPos.com – Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah lembu berkeliaran di area jalan tol tepatnya di sekitar pintu Tol Teluk Mengkudu, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, viral di media sosial dan menuai perhatian warganet.

Video tersebut diunggah oleh akun TikTok dengan nama pengguna @allroll22. Dalam unggahannya, pemilik akun mengeluhkan adanya lembu yang masuk ke area jalan tol dan dinilai sangat membahayakan keselamatan para pengendara.

Di kutip dari akun tersebut pada Selasa (28/4/2026) dalam video yang beredar, terlihat beberapa ekor lembu berada di sekitar jalur masuk tol. Kondisi itu membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati saat melintas, terutama pada jam-jam dengan arus kendaraan cukup padat.

Pemilik akun menyayangkan kurangnya pengawasan dari pemilik ternak sehingga hewan peliharaan dapat masuk ke kawasan jalan bebas hambatan.

“Kondisi seperti ini sangat berbahaya bagi pengendara. Kalau tidak cepat mengerem atau menghindar, bisa terjadi kecelakaan,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Video tersebut pun mendapat banyak tanggapan dari warganet yang meminta adanya tindakan tegas dan pengawasan lebih maksimal agar kejadian serupa tidak terulang.

Keberadaan hewan ternak di area jalan tol dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, terlebih kendaraan yang melintas di jalan tol umumnya melaju dengan kecepatan tinggi.

Sejumlah pengguna media sosial berharap pihak terkait segera melakukan penertiban dan berkoordinasi dengan pemilik ternak agar hewan tidak lagi dilepas bebas di sekitar akses jalan tol.

Selain membahayakan pengendara, kondisi tersebut juga dikhawatirkan dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan menimbulkan kerugian material apabila terjadi insiden.

Viralnya video tersebut kembali menjadi perhatian terkait pentingnya pengawasan hewan ternak di kawasan strategis, khususnya di sekitar infrastruktur publik seperti jalan tol.

Masyarakat berharap pihak pengelola jalan tol bersama pemerintah daerah dan aparat terkait dapat mengambil langkah antisipasi, termasuk pemasangan pagar pengaman tambahan serta sosialisasi kepada warga sekitar agar lebih bertanggung jawab menjaga ternaknya.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.main-content, .entry-content, .post-content { display: block; } @media print { .site-header, .site-footer, .sidebar, .adsbygoogle, .widget-area, .navigation, .breadcrumbs, .related-posts, .comments-area, .pagination, /* Tambahan untuk menyembunyikan navigasi halaman */ .entry-title + .entry-title /* Jika ada judul ganda */ { display: none !important; } h1.entry-title { page-break-before: always; margin-top: 0; } body { font-size: 14pt; line-height: 1.6; } }