
Medan, NeracaPos.com — Pengurus Besar (PB) Al Jam’iyatul Washliyah bersama Universitas Alwashliyah (UNIVA) Medan menyerahkan saham senilai total Rp3 miliar kepada Bank BPRS Alwashliyah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan sekaligus mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan berbasis syariah di lingkungan Al Jam’iyatul Washliyah.
Dalam kegiatan tersebut, PB Al Jam’iyatul Washliyah menyerahkan saham senilai Rp1 miliar, sedangkan UNIVA Medan menyerahkan saham senilai Rp2 miliar kepada Bank BPRS Alwashliyah.
Penyerahan saham ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat keberadaan Bank BPRS Alwashliyah sebagai lembaga keuangan yang menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah.
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Universitas Alwashliyah Medan Prof. Dr. Saiful Akhyar Lubis, M.A., Wakil Rektor I Yumira Simamora, M.Pd., Wakil Rektor II Dr. H. M. Nasir, Lc., M.A., Kepala Biro, Kepala Bagian Pengembangan dan Investasi, serta jajaran manajemen Bank BPRS Alwashliyah.
Penyerahan saham tersebut juga menjadi bagian dari penguatan aset dan investasi institusi. Pengelolaan investasi yang dilakukan secara profesional, terukur dan akuntabel diharapkan dapat memberikan nilai tambah serta manfaat berkelanjutan bagi lembaga dan keluarga besar Al Jam’iyatul Washliyah.
Kolaborasi antara PB Al Jam’iyatul Washliyah, UNIVA Medan dan Bank BPRS Alwashliyah dinilai membuka ruang pengembangan yang lebih luas di sektor ekonomi dan keuangan syariah.
Sinergi tersebut tidak hanya diarahkan pada penguatan kelembagaan, tetapi juga berpotensi dikembangkan melalui berbagai program yang berkaitan dengan pengembangan kewirausahaan, ekonomi umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bagi UNIVA Medan, keterlibatan dalam penguatan sektor keuangan syariah juga menjadi bagian dari upaya menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan ekonomi masyarakat.
Dengan tambahan investasi tersebut, Bank BPRS Alwashliyah diharapkan semakin mampu mengembangkan perannya sebagai lembaga keuangan syariah serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Saat ditemui NeracaPos.com pada Rabu (17/9/2026) Rektor UNIVA Medan Prof. Dr. Saiful Akhyar Lubis, M.A., menyampaikan bahwa penyerahan saham tersebut berlangsung pada 5 September 2026 lalu, hal itu merupakan langkah strategis dalam memperkuat aset dan kelembagaan Al Jam’iyatul Washliyah.
“Penyerahan saham ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat kelembagaan dan mendukung pengembangan ekonomi syariah. Bagi UNIVA Medan, keterlibatan ini juga merupakan bagian dari upaya memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi kemajuan lembaga dan umat,” ujar Prof. Saiful.
Menurutnya, investasi institusi harus dikelola dengan prinsip kehati-hatian, profesionalitas dan akuntabilitas. Karena itu, penguatan investasi perlu diiringi dengan tata kelola yang baik agar memberikan manfaat jangka panjang.
“Investasi bukan hanya tentang menempatkan modal, tetapi bagaimana aset tersebut dikelola secara profesional, transparan, terukur dan akuntabel sehingga dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi institusi,” katanya.
Prof. Saiful juga menilai Bank BPRS Alwashliyah memiliki posisi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah.
“Kita berharap penguatan permodalan ini dapat mendukung Bank BPRS Alwashliyah untuk terus berkembang dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. Ekonomi syariah harus kita dorong agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sinergi antara perguruan tinggi, organisasi Al Jam’iyatul Washliyah dan sektor keuangan dapat dikembangkan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, kewirausahaan dan pemberdayaan ekonomi umat.
“Ke depan, sinergi ini dapat diperluas. Perguruan tinggi memiliki sumber daya akademik, organisasi memiliki jaringan umat, sementara lembaga keuangan memiliki instrumen untuk mendukung aktivitas ekonomi. Jika ketiganya bersinergi dengan tata kelola yang baik, tentu akan banyak program produktif yang dapat dikembangkan,” pungkas Prof. Saiful.
Penyerahan saham senilai Rp1 miliar dari PB Al Jam’iyatul Washliyah dan Rp2 miliar dari UNIVA Medan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi sekaligus mendorong perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di lingkungan Al Jam’iyatul Washliyah.





