NeracaPos.Com

Sumber Reprensi Terpecaya

DAERAH

KKN Kelompok 13 UNIVA Medan Sulap Sampah Plastik Jadi Rak Sepatu dan Mading di Sergai

Segai, NeracaPos.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 13 Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan menghadirkan program kreatif pemanfaatan sampah plastik menjadi fasilitas yang bermanfaat bagi sekolah dan masyarakat di Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Kegiatan yang dilaksanakan selama masa KKN, mulai 3 Agustus hingga 2 September 2026, tersebut dipusatkan di Dusun II dan SD Negeri 104302. Program melibatkan 19 mahasiswa KKN Kelompok 13 bersama siswa-siswi SD Negeri 104302.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah secara kreatif. Mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan, tetapi juga mengajak siswa melihat bahwa barang bekas masih dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna.

Salah satu kegiatan utama KKN Kelompok 13 adalah membuat rak sepatu dari botol bekas dan sampah plastik. Botol-botol bekas yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah dikumpulkan dan dipadukan dengan tripleks hingga menghasilkan rak sepatu yang dapat digunakan di lingkungan sekolah.

Selain rak sepatu, mahasiswa KKN juga membuat majalah dinding (mading) dengan memanfaatkan bahan seperti tripleks, kayu dan bambu. Mading tersebut diharapkan menjadi media informasi sekaligus ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas.

Proses pembuatan berbagai fasilitas tersebut dilakukan secara gotong royong. Mahasiswa bersama siswa SD Negeri 104302 terlibat mulai dari mengumpulkan botol bekas dan sampah plastik, menyiapkan bahan, merancang desain hingga melakukan proses perakitan.

Kegiatan kolaboratif tersebut memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah sekaligus mempererat interaksi antara mahasiswa KKN dengan pihak sekolah dan masyarakat Desa Cempedak Lobang.

Ketua KKN Kelompok 13 UNIVA Medan, Muhammad Wali Rizqullah, mengatakan pemanfaatan sampah plastik menjadi fasilitas sekolah merupakan langkah sederhana untuk menunjukkan bahwa limbah masih dapat memiliki nilai guna apabila dikelola dengan baik.

“Kami ingin mengajak masyarakat, khususnya siswa-siswi SD Negeri 104302, agar lebih peduli terhadap lingkungan. Melalui pemanfaatan sampah plastik menjadi fasilitas yang bermanfaat, kami berharap budaya mengurangi, menggunakan kembali, dan mengelola sampah dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan siswa dalam proses pembuatan fasilitas menjadi bagian penting dari program tersebut. Siswa tidak hanya menerima materi edukasi, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam mengolah barang bekas.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 13, Muhlizar, S.H., M.M., M.H., saat di temui Neracapos.com pada Kamis (17/9/2026) menilai kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat yang memberikan pengalaman pembelajaran bagi mahasiswa.

“Kuliah Kerja Nyata menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan sekaligus menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Program seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian sosial, kreativitas, serta semangat kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan,” katanya.

Kepala SD Negeri 104302, Kholidah Rangkuti, S.Pd., mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN Kelompok 13 UNIVA Medan selama melaksanakan kegiatan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, fasilitas berupa rak sepatu dan mading tidak hanya memberikan manfaat secara langsung bagi sekolah, tetapi juga dapat menjadi media pembelajaran bagi siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan memanfaatkan barang bekas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Kelompok 13 UNIVA Medan atas kepedulian dan dedikasinya selama berada di sekolah kami. Kehadiran rak sepatu dan mading ini sangat bermanfaat, sekaligus menjadi contoh nyata bagi siswa bahwa barang bekas dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai dan berguna,” tuturnya.

Program pemanfaatan sampah plastik tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa UNIVA Medan selama menjalankan KKN di Desa Cempedak Lobang.

Mahasiswa KKN Kelompok 13 berharap fasilitas yang telah dibuat dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh SD Negeri 104302. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

Melalui kreativitas dan gotong royong, sampah plastik yang sebelumnya berpotensi menjadi persoalan lingkungan dapat diolah menjadi fasilitas yang memiliki manfaat bagi masyarakat. Program tersebut sekaligus memperlihatkan peran mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan pengabdian yang edukatif, kreatif dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.main-content, .entry-content, .post-content { display: block; } @media print { .site-header, .site-footer, .sidebar, .adsbygoogle, .widget-area, .navigation, .breadcrumbs, .related-posts, .comments-area, .pagination, /* Tambahan untuk menyembunyikan navigasi halaman */ .entry-title + .entry-title /* Jika ada judul ganda */ { display: none !important; } h1.entry-title { page-break-before: always; margin-top: 0; } body { font-size: 14pt; line-height: 1.6; } }